Saturday, 21 July 2018

PERGAULAN BEBAS REMAJA

PERGAULAN BEBAS REMAJA

PERGAULAN BEBAS REMAJA


Masa remaja sebagai masa peralihan dari masa anak menuju dewasa. Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan kesulitan, baik bagi remaja sendiri maupun orang tuanya. Seringkali karena ketidaktahuan dari orang tua mengenai keadaan masa remaja tersebut ternyata mampu menimbulkan kesalahpahaman antara remaja dengan orang tua yakni masalah perbedaan pendapat.

Pada masa ini anak diharapkan dapat berperilaku mandiri, tetapi banyak juga yang belum bisa berperilaku mandiri. Ada pula anak yang bingung bagaimana harus berperilaku dan mencari jati dirinya. Karena tidak ada yang membimbing atau dikarenakan orang tua tidak terlalu memperdulikannya.

Oleh karenanya hal tersebut menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri anak sehingga bisa menimbulkan tingkah laku yang kurang baik, misal kenakalan remaja. Kenakalan remaja ini sangat dipengaruhi oleh teman-teman sebaya. Kenakalan remaja juga dipicu akibat dari pergaulan bebas. Tingkah laku yang seperti ini sangat berbahaya karena dapat merusak masa depan anak. Tetapi saat ini hal tersebut sudah menjadi hal biasa, bahkan menjadi trend. Sekarang banyak dijumpai remaja nakal. Hal itu dikarenakan pengaruh dari budaya luar yang sangat gampang masuk di Indonesia.

Dari fakta-fakta tersebut diharapkan orang tua lebih memperhatikan anaknya dan pemerintah lebih ketat menyaring budaya luar yang masuk di Indonesia sehingga anak tidak terjerumus dengan hal-hal yang tidak diinginkan.


Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metode coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekhawatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya.



Generasi muda adalah tulang punggung bangsa, yang diharapkan di masa depan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini agar lebih baik. Dalam mempersiapkan generasi muda juga sangat tergantung kepada kesiapan masyarakat yakni dengan keberadaan budayanya. Termasuk didalamnya tentang pentingnya memberikan filter tentang perilaku-perilaku yang negatif, yang antara lain; minuman keras, mengkonsumsi obat terlarang, sex bebas, dan lain-lain yang dapat menyebabkan terjangkitnya penyakit HIV/AIDS.